Hal yang perlu diingat sebelum membahas-bahasan ini:
IPv4 memiliki 32 bit.
IPv6 memiliki 128 bit.
IPv4 address memiliki subnet mask dengan contoh penulisan 255.255.255.0.
Untuk IPv6 format penulisannya adalah menggunakan prefix length, contoh:
2001:1111:2222:3333::/64
Contoh penulisan tersebut sama saja dengan penulisan 192.168.1.1/24 di IPv4. Nomer yang ada di belakang "/" adalah jumlah bit yang dapat digunakan untuk prefix tersebut. Contoh:
/64 = 1111111111111111.1111111111111111.1111111111111111.1111111111111111.0000000000000000.0000000000000000.0000000000000000.0000000000000000
jumlah bit 1 ketika kita hitung jumlahnya pasti 64.
Lalu sisa bit 0 nya bagaimana?
sisa bit 0 bisa kita gunakan untuk IP host.
Masih belum paham?
Let me show you another example.
Berapa prefix dari:
2001:1234:5678:1234:5678:ABCD:EF12:1234/64
Dari IP tersebut, dapat diketahui bahwa:
2001:1234:5678:1234 = Part ini mengidentifikasikan Prefix.
5678:ABCD:EF12:1234 = Part ini mengidentifikasikan Host.
Karena kita menggunakan prefix /64 ini artinya 64 bit pertama mewakilkan prefixnya. Setiap hexadesimal mewakilkan 4 biner.
Jadi setiap field ada 16 bit dan pada contoh diatas berarti ada 16 bit x 4 field jadi total bit nya 64 bit, nah sisa 64 bit lainnya adalah IP yang bisa kita gunakan untuk host.
Sekarang kita mengetahui bahwa 2001:1234:5678:1234 adalah bagian prefixnya tapi bentuk penulisannya masih salah. Prefix yang benar harus ditambah 0 sampai total bit nya adalah 128 bit mengingat IPv6 menggunakan 128 bit. Setelah itu, baru kita tuliskan prefix length nya berapa:
Bagikan
Cara menemukan IPv6 Prefix
4/
5
Oleh
Ferry Pratama

