Senin, 24 Desember 2018

CIDR (Classless inter-domain routing)



CIDR (Classless inter-domain routing) adalah metode penetapan alamat IP publik. Itu diperkenalkan pada tahun 1993 oleh Internet Engineering Task Force dengan tujuan sebagai berikut:
  • Untuk menghadapi kekurangan IPv4 Address
  • Untuk memperlambat perkembangan routing tabel di Internet Router.

Sebelum CIDR, public IP addresses di assign berdasarkan batasan kelas:
  • Kelas A - subnetmask nya /8. Jumlah IP Address yang tersedia 16,777,216.
  • Kelas B - subnetmask nya /16. Jumlah IP Address yang tersedia 65,536.
  • Kelas C - subnetmask nya /24. Jumlah IP Address yang tersedia 256.

Beberapa Organisasi besar contohnya IBM, memiliki IP Address kelas A dengan range 9.0.0.0/8. Karena alamat ini tidak dapat di assign ke perusahaan lain, maka ada kekurangan IPv4 Address yang tersedia. Juga, karena IBM mungkin tidak membutuhkan lebih dari 16 juta alamat IP, karena nantinya bakal mubazir hahah.

Untuk mengatasi hal ini, skema jaringan classful mengalokasikan alamat IP ditinggalkan. Sistem baru tanpa kelas - jaringan classful dipecah menjadi beberapa jaringan yang lebih kecil. Misalnya, jika perusahaan membutuhkan 12 alamat IP publik, itu akan mendapatkan sesuatu seperti ini: 190.5.4.16/28 .

Jumlah alamat IP yang dapat digunakan dapat dihitung dengan rumus berikut:

2 pangkat host bit - 2

Dalam contoh di atas, perusahaan mendapatkan 14 alamat IP yang dapat digunakan dari kisaran 190.5.4.16 - 190.5.4.32 karena ada 4 bit host dan 2 pangkat 4 minus 2 adalah 14 Alamat pertama dan terakhir adalah network address dan broadcast address. Semua alamat lain di dalam rentang tersebut dapat ditetapkan ke host Internet.

Bagikan

Jangan lewatkan

CIDR (Classless inter-domain routing)
4/ 5
Oleh